Berdasarkanrumusan masalah yang ada, adapaun tujuan dari penelitian yaitu: 1. Mengetauhi dan mengidentifikasi kinerja pelayanan bongkar muat petikemas di Terminal Nilam. 2. Mengetauhi dan mengidentifikasi faktor- faktor apa saja yang dibutuhkan dalam mengevaluasi kinerja dengan menggunakan diagram fishbone 1.4 Batasan Masalah
Indonesiamerupakan negara kepulauan yang memiliki wilayah yang luas dan memiliki berbagai tantangan dalam pengiriman barang dan jasa. Beberapa masalah yang dihadapi dalam logistik di Indonesia antara lain infrastruktur transportasi yang belum memadai di beberapa daerah, birokrasi yang rumit dalam proses pengiriman barang dan jasa, serta keterbatasan teknologi dalam pengolahan data dan informasi.
Secaraumum, pergudangan memiliki 3 fungsi, yaitu movement, storage, dan information transfer dengan penjelasan detail di bawah ini. 1. Movement. Movement juga dapat disebut sebagai material handling. Fungsi ini terbagi menjadi 4 aktivitas utama sebagai berikut. Unloading/receiving.
Pemilihanlokasi fasilitas logistik perlu memerhatikan beberapa faktor kunci dalam menentukan lokasi fasilitas logistik. Umumnya, perusahaan mengelompokkan faktor-faktor kunci dalam menentukan lokasi fasilitas logistik kedalam dua pertimbangan utama, yaitu: (1) lokasi geografi secara umum dan (2) lokasi site secara spesifik (Coyle et al, 2017).
Selainitu, sarana kesehatan dapat juga dipergunakan untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan serta penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Analisis Masalah DISTRIBUSI LOGISTIK OBAT GENERIK DI PUSKESMAS SUNGAI BESAR Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah "Perencanaan & Evaluasi PKM" Di susun Oleh
vLUAF.
contoh masalah transportasi dan logistik serta solusinya